Welcome To My Blog # My Mind # My Inspirate

Friday, November 9, 2012

Tidur Sehat : Mengapa Harus Miring ke Kanan?

          Tidur tidak hanya aktivitas menutup mata pada malam hari, banyak orang yang tidur sudah 7 jam tetapi setelah bangun tidak merasa sudah mengistirahatkan tubuh dan pikirannya. Tidur merupakan proses aktif dari susunan saraf pusat yang berperan sebagai lonceng biologi (Biologic Clock). Aktivitas tidur dapat direkam dengan elektroensefalograf.
         Pada manusia pola tidur menurut ritme sircardian yang diatur pada otak tepatnya di substansia retikularis medulla oblongata. Ada 2 macam pola tidur NREMS (Non rapid eye movement sleep ) dan REMS (Rapid eye movement sleep).

Pola NREMS ada 4 tingkatan dan menentukan kedalaman tidur seseorang :

  1. Keadaaan di mana seseorang baru terlena, seluruh otot lemas, kelopak mata tertutup, bola mata bergerak bolak balik ke samping. Pada elektro ensefalogram (EEG) tampak gelombang Alfa menurun
  2. Kedua bola mata bergerak lambat, tonus otot masih ada. Pada EEG tampak gelombang tidur “ sleep spindles “
  3. Pada EEG terlihat gelombang dasar lambat dan sesekali sleep spindles. Keadaan fisik lemah lunglai, tonus otot sangat lemah
  4. Pada EEG hanya tampak gelombang lambat saja. Bola mata berhenti bergerak
         Ketika tonus otot meninggi kembali terutama rahang bawah, otak dalam keadaan aktif, bola mata bergerak dengan kecepatan tinggi, sering terjadi mimpi disebut rapid eye movement sleep (REMS ). Pola tidur REM diperlukan sebagai keseimbangan mental dan emosi, berperan dalam proses memori dan adaptasi psikologi untuk mencegah stres. Selama tidur malam sekitar 7 jam REM dan NREMS berselingan 4 – 6 kali.
      Apabila seseorang kurang cukup mengalami REMS maka esok harinya ia akan menunjukan kecenderungan hiperaktif, kurang dapat mengendalikan emosi, nafsu makan bertambah . Sedangkan jika NREMS kurang cukup, keadaan fisik menjadi kurang gesit. NREMS dan REMS mempunyai kaitan dengan metabolisme amine terutama serotonin dan norepinephrin.
Dengan adanya tidur, maka manusia dapat memelihara kesegarannya, kebutuhan dan mekanisme seluruh tubuhnya. Bisa tidur nyenyak itu penting dan merupakan nikmat yang harus kita syukuri. Karena tidak semua orang dapat tidur nyenyak, ada beberapa gangguan tidur :
1. Insomnia (Tidak bisa tidur )
  • Insomnnia primer : Penderita bisa tidur tetapi tidak merasa tidur, fase tidur REMS sangat kurang sedangkan NREMS cukup
  • Insomnia sekunder akibat psikoneurosis , penderita banyak mengeluh sakit kepala, pegal, kembung dsb. Terlebih kalau ada masalah sebelum tidur.
  • Insomnia sekunder akibat penyakit seperti diabetes yang mengakibatkan pasien sering buang air kecil (BAK) malam hari, pasien atritis reumatik juga sering terbangun karena sakit pada malam hari
2. Hypersomnia (Kebanyakan tidur)
  • Hypersomnia akibat gangguan di otak seperti ensefalitis dan tumor serebri
  • Hypersomnia akibat gangguan sistemik seperti hyperglikemia (kadar gula darah meningkat) atau uremia (kadar ureum di darah meningkat)
Tips Tidur Sehat
       
Tidur berbaring dengan posisi telentang kurang sehat, karena menekan tulang punggung, bahkan kadangkala bisa menyebabkan kita ingin ke toilet/WC, juga tidur tengkurap atau menelungkup tidak praktis untuk pernapasan. Tidur menghadap ke kiri bisa menggangu kesehatan kita, karena menghimpit jantung sehingga sirkulasi darah terganggu dan mengurangi pasokan darah ke otak, jika ini terjadi kita akan mengalami mimpi-mimpi sedih memilukan, mimpi buruk/seram (nightmares) bahkan berjalan dalam keadaan tidur (somnabulisme).
        Posisi tidur terbaik menurut sains adalah pada sisi kanan tubuh. Tidak tidur setelah makan. Kebersihan tempat tidur, pencahayaan rendah membuat relaksasi, minum 2 sloki XAMthone plus, dan berdoa dan berserah diri pada Yang Maha Kuasa.

Berdasarkan tinjauan anatomis dan fisiologis manfaat tidur miring kesebelah kanan adalah sebagai berikut:

1. Mengistirahatkan otak sebelah kiri

        Secara anatomis, otak manusia terbagi menjadi 2 bagian kanan dan kiri. Bagian kanan adalah otak yang mempersarafi organ tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Umumnya ummat muslim menggunakan organ tubuh bagian kanan sebagai anggota tubuh yang dominan dalam beraktifitas seperti makan, memegang dan lainnya. Dengan tidur pada posisi sebelah kanan, maka otak bagian kiri yang mempersarafi segala aktiftas organ tubuh bagian kanan akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat saat tidur/diam. Bahaya tersebut meliputi pengendapan bekuan darah, lemak , asam sisa oksidasi, dan peningkatan kecepatan atherosclerosis atau penyempitan pembuluh darah. Sehingga jika seseorang beresiko terkena stroke, maka yang beresiko adalah otak bagian kanan, dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri (bagian yang tidak dominan).

2. Mengurangi beban jantung.

         Posisi tidur kesebelah kanan yang rata memungkinkan cairan tubuh ( darah )terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah kanan ( bawah ). Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih rendah. Dampak posisi ini adalah denyut jantung menjadi lebih lambat, tekanan darah juga akan menurun. Kondisi ini akan membantu kualitas tidur.

3. Mengistirahatkan lambung.

           Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan ujung katup keluaran menuju usus menghadap kearah kanan bawah. Jika seorang tidur kesebelah kiri maka proses pengeluaran chime ( makanan yang telah dicerna oleh lambung dan bercampur asam lambung ) akan sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat proses pengosongan lambung. Hambatan ini pada akhirnya akan meningkatkan akumulasi asam yang akan menyebabkan erosi dinding lambung. Posisi ini juga akan menyebabkan cairan usus yang bersifat basa bias masuk balik menuju lambung dengan akibat erosi dinding lambung dekat pylorus.

4. Meningkatkan pengosongan kandung empedu, pankreas.

          Adanya aliran chime yang lancar akan menyebabkan keluaran cairan empedu juga meningkat, hal ini akan mencegah pembentukan batu kandung empedu. Keluaran getah pancreas juga akan meningkat dengan posisi mirin ke kanan.

5. Meningkatkan waktu penyerapan zat gizi.

        Saat tidur pergerakan usus menigkat. Dengan posisi sebelah kanan, maka perjalanan makann yang telah tercerna dan siap di serap akan menjadi lebih lama, hal ini disebabkan posisi usus halus hingga usus besar ada dibawah. Waktu yang lamam selamat tidur memungkinkan penyerapan bias optimal.

6. Merangsang buang air besar (BAB)

         Dengan mtidur miring ke sebelah kanan , proses pengisian usus besar sigmoid ( sebelum anus ) akan lebih cepat penuh, jika sudah penuh akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi dari otot anus sehingga mudah buang air Besar.

7. Mengisitirahatkan kaki kiri

        Pada orang dengan pergerakan kanan, secara ergonomis guna menyeimbangkan posisi saat beraktifitas cenderung menggunakan kaki kiri sebagai pusat pembebanan. Sehingga kaki kiri biasanya cenderung lebih merasa pegal dari kanan, apalgi kaki posisi paling bawah dimana aliran darah balik cenderung lebih lambat. Jika tidur miring kanan , maka pengosongan vena kaki kiri akan lebih cepat sehingga rasa pegal lebih cepat hilang. Dari uraian diatras tampak banyak manfaat tidur dengan posisi miring

No comments:

Post a Comment