Tidur tidak hanya aktivitas menutup mata
pada malam hari, banyak orang yang tidur sudah 7 jam tetapi setelah
bangun tidak merasa sudah mengistirahatkan tubuh dan pikirannya. Tidur merupakan proses aktif dari
susunan saraf pusat yang berperan sebagai lonceng biologi (Biologic
Clock). Aktivitas tidur dapat direkam dengan elektroensefalograf.
Pada manusia pola tidur menurut ritme
sircardian yang diatur pada otak tepatnya di substansia retikularis
medulla oblongata. Ada 2 macam pola tidur NREMS (Non rapid eye movement
sleep ) dan REMS (Rapid eye movement sleep).
Pola NREMS ada 4 tingkatan dan menentukan kedalaman tidur seseorang :
